KARAWANG — Java Dwipa News. Setelah lama dikeluhkan warga akibat kondisi jalan yang sempit dan kerap memicu kemacetan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang akhirnya memastikan rencana pelebaran Jalan Ciranggon–Kutagandok di wilayah Kecamatan Kutawaluya akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Jalur Ciranggon–Kutagandok selama ini menjadi akses utama aktivitas masyarakat Karawang Utara. Namun ironisnya, kondisi badan jalan yang dinilai terlalu sempit tidak lagi sebanding dengan meningkatnya arus kendaraan dan aktivitas ekonomi warga. Keluhan masyarakat pun terus bermunculan karena akses tersebut dianggap sudah lama membutuhkan peningkatan kapasitas.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Dani, mengakui bahwa proyek peningkatan jalan tersebut telah masuk dalam agenda prioritas
pembangunan daerah tahun ini. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan maupun tahapan pelelangan proyek.
“Untuk infrastruktur akses jalan dalam program pembangunan peningkatan jalan di wilayah Kutawaluya pada tahun ini, insyaallah akan segera terealisasi. Saat ini kita masih menunggu kapan kegiatan tersebut dilaksanakan,” ujar Dani kepada awak media, Kamis (21/5/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan akses jalan yang lebih memadai. Warga berharap janji pembangunan tidak berhenti sebatas perencanaan di atas kertas, melainkan benar-benar diwujudkan melalui pengerjaan fisik yang tepat waktu dan berkualitas.
Di sisi lain, publik juga menyoroti pentingnya transparansi penggunaan anggaran proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang. Tahapan perencanaan,
penentuan pemenang tender hingga pengawasan pekerjaan dinilai harus dibuka secara jelas agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Pelebaran jalan ini dinilai memiliki dampak strategis bagi pertumbuhan ekonomi kawasan Karawang Utara. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, peningkatan akses jalan juga diproyeksikan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dani menambahkan, keberhasilan proyek tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar tanpa hambatan sosial maupun teknis.
“Semoga tahap demi tahap rencana dan perencanaan hingga pada pelaksanaannya nanti berjalan sukses dan lancar. Hasil dari realisasi pembangunan peningkatan jalan Ciranggon–Kutagandok tersebut manfaatnya bisa dirasakan masyarakat banyak,” tuturnya.
Kini masyarakat hanya berharap satu hal: realisasi. Sebab bagi warga Karawang Utara, jalan yang layak bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan kebutuhan mendesak yang selama ini terus dinanti.( Na )















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!